Namaku goe,
Salah seorang hamba-Mu
Yang kemarin sempat marah pada-Mu
Yang sempat berusaha melalaikan-Mu
Hari inipun masih
Walau hanya sedikit
Apakah Engkau masih ingat padaku ?
 Namaku goe,
Salah seorang hamba-Mu
Yang kemarin sempat marah pada-Mu
Yang sempat berusaha melalaikan-Mu
Hari inipun masih
Walau hanya sedikit
Apakah Engkau masih ingat padaku ?
Kata siapa cinta adalah dewa
Buktinya segenggam rose yang kau bawakan
Tak ubahnya racun di tubuh
Yang beredar di nadiku
Kata siapa cinta adalah suci
Ketika jasmine menyebarkan harum
Ternyata tak ubahnya
Opium yang menyesatkan benakku
Jiwaku
Aku tersesat dalam pusaran
Cerita roman yang menjerat
Yang menjungkir balikkan pikirku
Yang mengoyak ragaku
Yang menyesatkan jiwaku
Hmmm,
Kata siapa romantisme adalah sakral
jangan salahkan aku bila aku meragukan-Mu
jangan salahkan aku bila aku marah pada-Mu
jangan tempatkan aku di neraka karena
aku tak mampu menikmati cobaan-Mu
    :   karena Engkau Maha Tahu
        semoga Engkau Maha Memaklumi
Â
Guritan iki saderma kanggo ngleremake mawa ning dada
Guritan iki mung tembung kang tanpa ukara
Guritan iki mung kanggo nglipur atiku
Guritan iki mung nembangke sembilung
Guritan iki mung kanggo awakku
Yen mung dak selehake rasa iki
Ora arep bisa ngleremake mawa ning dada
Sebab olehku ngopeni wis manjing marang ludira
Ora mung ana ing netra
Olehmu nunjemake marang atiku
Ora dak rasa, aku ra krasa
Yen ana wong sing suwung
Ya kuwi aku ing wayah iki
Saderma mlaku seka mburi mengarep
Menggok kiwa utawa nengen
Ning ra ngerti arep mangendhi
Embuh !
suatu hari aku kejepit
itu hari ini
di pojokan tikus yang sumpek
mungkin itu pondokan tikus
  : aku megap-megap menghirup bau kentut tikus
seekor tikus ingin menyapaku
tapi aku berpaling
 Tuhan
Hari ini aku masih bersimpuh pada-Mu
Masih setia aku menengadahkan tanganku
Untuk memohon ampun, berterimakasih
Dan pasrah
Itu yang selalu ku lakukan setiap waktu
Belakangan ini, aku tak pernah meminta yang muluk-muluk pada-Mu, Tuhan
Karena aku tahu, untuk meminta rasanya aku tak pantas
Karena aku tahu, kadang-kadang aku melalaikan-Mu
Tuhan, Gustiku
Aku ingin bertanya
Tapi kumohon, jangan marah ya Tuhanku
:apakah jalan hidup adalah pilihan ?
:ataukah jalan hidup adalah suratan-Mu
selama ini aku berusaha untuk memasrahkan diriku pada-Mu, Gusti
menjalani yang Kau berikan
mungkinkah aku kurang bersyukur ?
ataukah aku terlalu banyak berpikir tentang-Mu ?
atau terlalu banyak menggunakan logika ?
sekali lagi, ampuni aku Gusti
bila ternyata itu membuat-Mu marah
dan membuatku seperti orang yang tak tahu balas budi
Gusti Allah, Tuhanku
Sampai saat inipun aku masih bersyukur pada-Mu
Walau kadang aku sendiri masih ragu
Batas antara pasrah dan keraguan
Semoga Engkau memakluminya
1.
Bila
Ingat kisah percintaan romeo Juliet
Atau bandung dan rara jonggrang
Apa seorang perempuan begitu berharganya
Untuk diperjuangkan ?
sesungguhnya
mereka adalah pelengkap kehidupan
Seperti juga laki-laki
Tak kurang tak lebih
Bodoh sekali romeo yang mau bunuh diri
Membela cintanya pada Juliet
Bodoh sekali bandung
Yang kurang kerjaan membuat 1000 candi
Membuktikan cinta ?
Cinta juga hanya pelengkap kehidupan
Apa itu cinta ?
Cinta bagi laki-laki dan perempuan
Hanya ungkapan yang lebih halus
Untuk menyebut nafsu
2.
Cinta ibu ?
Hanya ada karena kebetulan
Anak lahir dari rahimnya
Anak ?
Siapa yang menginginkan lahir darinya ?
Tak ada
3.
Nafsu ?
Sesungguhnya ungkapan jujur dari kehidupan
Yang menyertai hidup manusia