kami adalah pengembara
yang sekedar lewat untuk menuju keabadian
sejenak berhenti di setiap sudut persinggahan
melalui ladang kesabaran dan ketidaksabaran
yang membuat kami ingat dan lupa
siapa diri kami ?
kadang kami bercengkerama
dengan teman seperjalanan
membicarakan segudang hal
yang membebani atau mnyenangkan
kadang muka kami harus berkerut
menaifkan kata hati
di perempatan arah angin sejenak kami menyepi
merenungi arti hujan, arti mimpi, dan arti sunyi
bersila di bawah atap bulan
meyimak setiap alunan suci yang menentramkan
ada sebagian kami tepekur
ada sebagian kami tak tersentuh
kami adalah pengembara
yang sekedar lewat di ujung tikungan
atau hanya singgah di rumah seseorang untuk bersapa
untuk meneruskan perjalanan ke arah kata hati
menuju horizon yang tak terbayang
yang telah disiapkan buat kami
sebelum awal perjalanan
———————————————-
[renungan : sehari menjelang lebaran]
*selamat lebaran, maaf lahir dan batin*
———————————————–

