Tuesday, 23 February, 2010
kapan aku pulang?
aku lelah berpetualang.
lelah terengah,
dan udara menghampa.
penat kurambah pucuk duri,
ujung ilalang.
menentang angin yang begitu kuat menampar.
meremukkan tulang-tulang tengkorak,
merepihkan belulang dan kulitku.
kapan aku pulang?
aku lelah berjalan.
tapi, waktu masih terus menyeretku.
Saturday, 6 February, 2010
gerah.
ingin menggusah ampiran setiap resah
yang terungkat setiap kali.
gelisah.
baiknya meninggalkan kesah-kesah itu
di padang entah
atau menguburnya jauh,
sangat jauh di dalam lemah
dan melupakannya.
tak usah ada nisan.
biarkan dia melebur bersama tanah.
mungkin pada saatnya akan menguap
bersama matahari yang biksah
yang akan memanaskannya
hingga merepih setitik sari
dan tak lagi menyesak bila terhirup.
Tuesday, 2 February, 2010
telah malam
inilah waktu untuk telanjang
melepas penat dan segala geliat
dan menukarnya dengan andai-andai di atas dipan
telah malam
sayang, wajah bulan tak tampak
hanya pekat yg menyatu dengan bumi
menjadikan gelap semakin sunyi
malam sudah
saatnya meninggalkan resah
di depan pintu rumah.