[surat] apa kabarMu hari ini, Tuhan ?

This entry was posted Monday, 29 December, 2008 at 10:10 am

apa kabar hari ini, Tuhan ?
kuharap Engkau masih tersenyum
dan menunda waktu kiamat
sekedar memberiku kesempatan
untuk berdoa lebih banyak
dan membuktikan kesungguhan

saat ini,
kabarku di bumi baik-baik saja
masih menapaki jalan dan takdir
berbekal segenggam janjiku dan janjiMu
: tertulis itu di nadi

hari ini, aku masih berdoa yang sama
semoga Kau masih mau menambahkan
dan menulis di buku nasibku, kata bahagia
dan menyisihkan sedikit ruang di rumahMu

apa kabarMu, Tuhan ?

hari ini, kumulai dengan sebatang rokok dan secangkir kopi
dan senandung di tengah pelukan kabut yang Kau kirim
dinginnya sungguh menentramkan, terima kasih
itu akan menjadi lukisan terindah sepanjang hari
menjadi kenangan di balik senyuman matahari

28 Comments to [surat] apa kabarMu hari ini, Tuhan ?

  1. abee says:

    December 29th, 2008 at 11:37 am

    iya, pagi ini kabut dan dinginnya menyelimuti kota semarang….
    apa kabarMu?

    lho….baru menikmati kabut di semarang juga ta, bro ?

    [Reply]

  2. hesra says:

    December 29th, 2008 at 1:16 pm

    seperti manusia yang lain juga…aku pun bercengkerama dengan Tuhan, walau tak sempat kirim surat, he..

    belum ada setengah jam..
    tadi saya keluar rumah dengan niat mau belanja buah, di tengah jalan.. saya ‘ngobrol sendiri’ dalam benak (lagi2 diskursus),
    Tuhan itu moody gak yah..?
    trus..
    sampe’ ke kalimat gak jelas kayak gini:
    “aku pengen agama yang segar.. yang tidar mencecar, membuat umatnya pintar… dan Tuhan yang tidak sangar…”

    hahahaha…ngaco yah… dasar anak2!

    eits, jangan salah……kalo bisa malah….jadilah anak2,karena mereka lebih jujur dari orang dewasa, tidak banyak prasangka, dan selalu ingin tahu. :D
    sebenarnya, hes. agama itu segar, tidak juga mencecar, itu yang kutahu dari yang kuanut, disana tidak ada satu katapun yang menghasut mengenai permusuhan dan perpecahan, dan yang menjadi kiblat hukum2 dan ilmu yang dikembangkan dan dipakai oleh negara barat sampai saat ini, dengan menghilangkan muatan agamanya. entah itu diakui atau tidak. dan kalo ada yang melenceng, itu bukan karena ajaran atau tuhannya, tapi karena menungsa’ne.
    dan Gusti Allah itu tidak sangar, itu bagi orang yang bersahabat denganNya, yang menjadikan Dia sandaran.
    lha wong sama orang sing gak nggenah saja, Dia masih berbaik hati dan sabar kok.
    jadi, kalimatmu enggak kaco ta ? kayaknya itu keinginan semua orang.

    Gusti, kula leres ta ? :)

    [Reply]

  3. Arief Firhanusa says:

    December 29th, 2008 at 2:06 pm

    Jujur wae Kang, puisi ini menurut saya paling indah sepanjang Anda menulis sajak.

    Airmata bergulir pelan di sudut mata-mata saya …

    matur nuwun, Kang.
    ternyata ada tulisanku yang bisa nggregel’ke atine liyan,
    bukan cuma krenteg’e atiku dewe. :)

    [Reply]

  4. cebong ipiet says:

    December 29th, 2008 at 3:52 pm

    hemmm ehmmmm hhehe melu moco

    maca bareng2 yok….hehe….

    [Reply]

  5. lintang says:

    December 29th, 2008 at 4:35 pm

    Tuhan akupun ingin Kau kirimi kabut yang menentramkan agar jiwa tak gelisa lara.

    semoga besok giliranmu, lintang…..untuk mendapatkan kedamaian kabut… :)

    [Reply]

  6. -G- says:

    December 29th, 2008 at 5:07 pm

    KabarKu baik2 saja, Aku sedang membaca tulisanmu, sangat menyentuh hatiKu dan akan Aku bisikan dimana Kusimpankan bahagia itu, tepat disitu, ya… di dadamu, dalam hatimu… lihatlah, dia tak pernah Kusuruh pergi. (^_-)

    Psst: itu tuh si G yg nyamar jadi God (^^,)

    I love this mas, kata-kata hati…

    ssttt…yang baru baca, jangan bilang2 ya, apalagi sama G….
    katanya….dia love this, kata2 hati….
    tapi tolong titip bilang padanya, aku juga berdoa, biar bahagia juga ada dihatinya….. ;)

    [Reply]

  7. yessy muchtar says:

    December 29th, 2008 at 7:19 pm

    aku tanya kabar mu aja deh bang hehehhe

    *Yukk kita hembuskan gosip di blognya penganyam kata*

    *kedip kedip*

    hihihihi

    kabarku baik2 saja, Yess….
    dan kamu ? enggak pergi menikmati liburan panjang sama 2 jagoanmu to ?

    *he’eh….gimana tuh, kabar penganyam kata. liburan kok nggak ada beritanya :D *
    *nah, mungkin lala tau, yok berbondong2 tanya dia*

    [Reply]

  8. langitjiwa says:

    December 29th, 2008 at 9:51 pm

    Tuhan;”Khabarku baik-baik selalu anakku.”
    Yang selalu meliputimu dimana pun kau berada.

    **

    wangi kopimu,mengundangku untuk
    singgah sejenak menikmati sebatang rokokmu.Boleh?

    pasti !
    setidaknya aku tidak akan bermonolog.
    akan ada teman berbagi kata, berbagi rokok dan kopi.
    kapan ?

    [Reply]

  9. Djoko Wahjuadi says:

    December 30th, 2008 at 6:34 am

    …Tuhan, mohon sekali lagi Kau lihat pengirim surat ini…disitu selain nama Mas Goenoeng, juga ada namaku…
    …jadi Kau jangan lupa bahwa aku juga berdoa seperti doanya Mas Goenoeng lho…(mohon maaf Mas…aku ndompleng doanya…)

    betul Tuhan, di situ tertulis bukan hanya namaku, ada Pak Djoko juga, ada yang lain juga. kalo tak salah ingat, tercantum di situ, nama sejumlah penduduk bumi….

    nah, kini kita berdoa bareng2 Pak Djoko :)

    [Reply]

  10. Qizink says:

    December 30th, 2008 at 9:50 am

    siapa yang pada pagi ini giliran menjadi pembunuh tuhan!

    siapakah yang jadi tuhannya ? atau apakah ?

    [Reply]

  11. suwung says:

    December 30th, 2008 at 5:12 pm

    hebad bisa kirim surat
    ngiri bisa akrab gini ya ma Tuhan
    ngiri ngiri ngiri
    kalo kirim sms nyampe pasti ya?

    wooo….tetep nyampe Kang.
    mau kirim layang, mau sms, mau telegram, dll semua nyampe pokok’e
    mending cara sing paling murah dan afdol…..dibatin wae…. :D

    [Reply]

  12. Yoga says:

    December 30th, 2008 at 5:13 pm

    Kata Tuhan:- Kasihan kamu Goe, mengawali pagi kok cuma dengan kopi dan rokok? Bukannya sudah diberi pilihan yang lain? :)
    Selamat tahun baru mas Goe, sukses selalu!

    lha pilihannya sih banyak. kalo pas waktu itu pengennya kopi dan rokok ?
    bukankah kita diberi kebebasan memilih ? dan itu menurutku menyenangkan, walaupun bukan sebuah kebaikan :D yg terpenting menurutku, kewajibanku sudah kutunaikan.

    selamat tahun baru juga, Mbak Yoga :)

    [Reply]

  13. -G- says:

    December 30th, 2008 at 8:09 pm

    Malam mas.. terimakasih atas doanya, kayaknya manjur niy soalnya hati saya berbahagia terus rasanya (^_^)

    syukurlah….semoga itu akan berlaku seterusnya, G. karena aku tahu, ada seseorang yg sangat peka yg bisa merasakan setitik bahagia, seperti rasa sensitifnya terhadap luka. bukan begitu, Mbak Gati ? :D

    [Reply]

  14. Kwek Lie Na says:

    December 30th, 2008 at 8:44 pm

    Doa manusia kebanyakan minta kebahagian..ketentraman ..kedamaian
    *Seolah-olah kita yang mengatur Tuhan*

    Padahal Tuhan selalu memberikannya tanpa kita minta

    Padahal dia selalu mengirimkannya asal kita mau menerima

    Bahagia selalu dianugerahkanNya pada kita semua

    Hanya bagaimana kita memandang setiap peristiwa yang menyapa ?

    Hanya bagaimana kita mensykuri apa yang ada?

    Tapi aku kadang juga sama…tak pernah merasa puas, padahal Tuhan selalu mengistimewakanku

    Selalu merasa kurang bahagia padahal kebahagian selalu ditipkannya lewat apapun yang kulihat , kedengar, kubaca, kumakan, ku….

    Tuhan selalu sabar menghadapiku yang kadang banyak maunya

    Tuhan…maafkanlah hambamu ini! :D
    Mas Goenoeng, kutitip surat juga buat Tuhan,… kamu kan tahu cara mengirim …Thanks!

    menurutku, itulah kodrat manusia, Aling.
    ingin ketentraman, kebahagiaan, kedamaian, dan semua yg nyaman dan baik2.
    dan Tuhanpun senang mendengarnya.
    karena dengan begitu, manusia selalu ingat padaNya,
    walaupun kuasaNya tidak akan berkurang bila semua manusia,
    mahlukNya tidak ada yg menyembahnya.
    dan Tuhanpun berjanji, setiap doa akan dijawabNya.
    dan beruntunglah manusia yang tahu merasakan nikmat dan selalu bersyukur.
    karena sesungguhnya rasa syukur adalah inti dari bahagia.
    hanya, untuk merasakan itu perlu keikhlasan.
    dan ikhlas itulah kata yg susah untuk dilaksanakan… :D
    terima kasih Tuhan, hari ini aku masih bisa mengadu padaMu.
    terima kasih, Aling. hari ini kau masih mau menjadi sahabatku. :)

    [Reply]

  15. edratna says:

    December 30th, 2008 at 9:26 pm

    Setiap hari, minimal lima kali ku bercakap sama Tuhan, dan selalu lebih banyak memohon dibanding dengan bersyukurnya. Tapi aku percaya Tuhan Maha Pengampun dan Maha Penyayang….tapi aku belum pernah mencoba menulis surat apalagi puisi, hanya kubisikkan kata secara perlahan…..semoga Engkau mengabulkan permohonanku.

    Selamat Tahun Baru 1430 H….semoga esok lebih baik dari yang lalu.

    sama, bu Enny. sayapun selalu mengusahakan minimal lima kali, dan karena saya adalah mahluk biasa, kebanyakan kata2 saya adalah tuntutan, hehe….
    seringnya saat bercakap secara ‘informal’,-di waktu dan saat apapun maksud saya-
    nggrundel tentang semua, mengadukan semua, memohon semua kebaikan, sepertinya saya adalah orang yang tak tahu bersyukur ya, haha….
    satu yg susah untuk selalu dirasakan…ikhlas… dan permohonan itu selalu saya kirimkan lewat tulisan hati saya.

    selamat tahun baru, Bu Enny. mari kita cari kebaikan di waktu mendatang. :)

    [Reply]

  16. latree says:

    December 30th, 2008 at 10:57 pm

    Tuhan…
    beri aku waktu
    dan ajari aku
    mengisinya sesuai kehendak dan ridloMu

    jika aku hanya masih seperti kini aku
    maka apakah yang terbaik bagiku?

    La…
    mungkin itu yg terbaik bagimu, atau….
    mungkin ada yg lebih baik nanti…
    sabar, pasti saat itu akan tiba…
    Ok, mbakyu ?

    [Reply]

  17. nita says:

    December 31st, 2008 at 10:25 am

    ah, makasih, Goen. puisi ini bikin aku ingin berbincang panjang lebar denganNya di penghujung tahun ini. banyak permintaan ini itu soalnya…hi3x…sekaligus puja dan syukur tentunya:)

    selamat tahun baru utk goenoeng dan keluarga

    sama2, Nit. kayaknya, perbincangan seperti itu perlu dilakukan tiap hari kok. biar Dia tahu, bahwa kita memang perlu, hahaha…..
    betul, betul….dan jangan lupa bersyukur tentunya.

    selamat tahun baru juga, Nit. :)

    [Reply]

  18. dobleh yang malang says:

    December 31st, 2008 at 10:45 am

    bang…………..
    aku mau ke bogor
    met tahun baruanya,bang
    salam hangat selalu
    abang mau copdar dibogor

    menikmati bogor di tahun baru ?
    sendiri atau dengan……. :D sayangnya, aku lebih senang di rumah, bro
    aku tak pernah merayakan tahun baru

    eh, rumah adikku di bogor lho. mau mampir ?

    [Reply]

  19. INDAH REPHI says:

    December 31st, 2008 at 11:56 am

    met taon baru 1430 H
    met taon baru 2009 M
    semoga Allah melimpahkan brkah dan kebahagiaan utk kita semuwaa…amiin :)
    amin,amin,amiiiiin….
    siapa tahu doa darimu akan dikabulkan, sist :D
    selamat tahun baru juga

    [Reply]

  20. Donny Verdian says:

    December 31st, 2008 at 2:10 pm

    Kamu tanya kabarku? Kabarku baik-baik saja :)
    haha…. sing penting, ora kademen ning ostrali ta, dab ? :)

    [Reply]

  21. dyah suminar says:

    December 31st, 2008 at 7:26 pm

    mas Goenoeng…
    Seandainya Tuhan tahu….ulah manusia yang makin tidak tahu terimakasih ini.Mungkin Tuhan sudah tidak akan memberi senyuman lagi…Hallooo..apa kabar mahluk Tuhan,,,harusnya nafas dan nadi kita berisi syukur kepada Nya,karena Tuhan telah memberi semua..
    Selamat tahun baru…salam untuk keluarga…

    Tuhan pasti tahu, Bunda. karena Dia Maha Tahu, hanya tidak ada perbedaan bagiNya, apakah manusia bersyukur, menyembahNya atau tidak, karena itu tidak mengurangi kuasaNya. sesungguhnya, manusialah yg seharusnya tahu itu. bahwa dirinya bukanlah apa2 bila di banding Allah, penciptanya.
    hanya kadang, memang kadar syukur dan iman manusia itu turun naik.
    ah, manusiawi :D
    selamat tahun baru, Bunda. salam hormat untuk Bunda sekeluarga.

    [Reply]

  22. Kwek Lie Na says:

    December 31st, 2008 at 10:30 pm

    Sebelum terlambat, kuucapkan selamat tahun Baru padamu sobat!

    Semoga ditahun 2009, apapun yang kamu impikan akan selalu dimudahkanNYa dan akan engkau gapai semua.

    Semoga selalu diberi kesehatan,kebahagian dan kesuksesan dalam hidupmu!

    Salam hangat dan semangat, buatmu sobat! :D
    selamat tahun baru juga, Aling.
    hanya kata amin, yang terus menerus yang kuucapkan saat membaca doamu.
    semoga begitu juga denganmu.

    salam dariku juga, sobat !

    [Reply]

  23. Nug says:

    January 1st, 2009 at 8:56 am

    Menikmati pagi dan menyapa Tuhan..
    Akh.. sebuah kenikmatan tak terkatakan
    Pertanda masih ada periode kehidupan
    Yang dititipkan pada kita
    Entah sampai kapan.. Bisa hanya untuk sesaat lagi atau beberapa saat. Ya, tak lama.
    Tinggal seperti apakah kita akan mengisinya?
    SELAMAT PAGI
    SELAMAT TAHUN BARU SAHABATKU
    Semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih baik bagi kita semua dan Allah selalu menyertai setiap langkah kita..

    ya, itu salah satu kemewahan yang saya nikmati, sobat.
    bisa bangun pagi dengan hati enteng, dan badan bugar.
    menyapaNya, adalah kewajiban saya. setelah itu, berkeluh kesah, curhat, berterima kasih, atau sekedar tersenyum.

    selamat menikmati tanggal, bulan dan tahun yang berbeda, sahabat.
    semoga lebih baik, itu yang menjadi milik kita nantinya.

    [Reply]

  24. Daniel Mahendra says:

    January 5th, 2009 at 6:17 pm

    Kau sertakan perangko balasan?

    sayangnya tidak. tapi Dia menjawabnya langsung kok.

    [Reply]

  25. bogakbaok says:

    June 12th, 2010 at 6:34 am

    hehehheheeh.. baca sekilas lucu banget. tpi berma’na
    sip teruskan berkarya….

    [Reply]

  26. fahribaook says:

    June 18th, 2010 at 5:40 am

    heheh doa yg bagus…

    [Reply]

  27. queen says:

    July 29th, 2010 at 6:26 pm

    tuhaaaaaan??Allah ja napa.Allah kan lbih indah.eh,,,gak ngrti deh gue mas???sbetulnya mksud tulisanya tuh apa sih..mklum..isih SMA jd belon dalem bhasa nya,,,hee,,
    ya Allah..jdkan sluruh mnusia yg taat padaMu bhagia slamanya.amiiiiin

    [Reply]

    queen Reply:

    hups…aku boring bgt seeeeeeeeh.pengen something yg mnyegarkan pkiran,..mau bca al_qur’an,tapi lg halangan.uuuuuuuuuh…beteeeeeee!!!!someone!!!!???help me!!!

    [Reply]

Leave a comment