mungkin aku harus melepasmu

This entry was posted Monday, 8 June, 2009 at 12:13 am

kubiarkan rindu ini mengikis
berbilang waktu telah berlalu
membiarkan rasa itu terjebak
menyiksa, di balik terali hati

menikmati rindu,
seperti merasakan kabut pagi
menyentuh, namun tak tersentuh

apakah aku harus melepasmu ?
hingga hanya akan hadir
dalam bingkai mimpi
tanpa bisa kumiliki

apakah aku harus melupakanmu ?
seperti sekedar sekelebat bayangan
yang bahkan tak berarti
walau untuk setitik memori

menikmati rindu,
seperti menikmati terbenamnya mentari
indah, sesaat, kemudian sepi

mungkin, aku harus melepasmu

73 Comments to mungkin aku harus melepasmu

  1. G says:

    June 8th, 2009 at 12:22 am

    *hiks* Jadi ingat sesuatu.

    ingat ‘itu’ ? ;)

    [Reply]

    G Reply:

    Oiya.. ternyata melepaskan itu, awal2nya saja berat, makin lama.. semakin baik suasana hati. (^^,) Something or someone or some situation has to be let go before you can go on. Ya ga?

    ^Awas aja klo jawabannya enggak!^

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    bener ! seratus persen bener ! apalagi rasa sentimentil yang menyertainya. huaah… kalo terpaku pada rasa itu, bisa nggak lepas2.

    hehe, jawabannya bukan ‘enggak’ kan ?

    [Reply]

    G Reply:

    Hehehe… Iyaps ingat “itu” ;-) Malahan mau posting sesuatu ttg “itu” eeeh udah ketemu “itu” di sini… are you reading my thoughts ???? qeqeqeqeee… (^^p)

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    bukannya kita kembar ?… ;)

    [Reply]

  2. suryaden says:

    June 8th, 2009 at 12:30 am

    rindu laksana lukisan, terpaut di dinding, dilihat, dipandang, namun sebagaimana hasil budi, tak tersentuh, tak terbuangkan…

    rindu memang bisa membingungkan. kadang perlu dinikmati juga, walau bila terlalu lama akan menyiksa…

    [Reply]

  3. Ikkyu_san says:

    June 8th, 2009 at 3:58 am

    seperti mas memang harus melepasku
    tapi tidak perlu melupakanku
    (ge-er.com)

    EM

    aku nggak akan pernah melupakanmu.
    sampai kapanpun…
    *merasa main sinetron :D *

    [Reply]

    Gratcia Siahaya Reply:

    Kekekekeee…. membayangkan EM dan GM, ati2 loh nnti ada yg mengira… ooohhh tidaaak!!! aku cemburuuuu… *ngakak gulang-guling*

    [Reply]

    Ikkyu_san Reply:

    @ G
    maaf kalau engkau cemburu
    tapi kalau sudah suratan takdir (lebay)

    selain EM dan GM
    itu masih ada DM, FM, PM dan YM
    sepertinya akan marak pasar MM

    EM

    [Reply]

    G Reply:

    Qiqiqi…. nah pasar MM-an itu seru deh… :)

  4. Sofyan says:

    June 8th, 2009 at 6:19 am

    Ada kalanya aku harus melepaskan sesuatu dengan berat hati, namun harapan kesempurnaan selalu membayang. Hick . . .

    haha… aku jadi ingat cerita tentang sampeyan, mas. tentang motor yang berubah menjadi cempe. tapi, sekarang sudah merasakan hikmahnya kan ?

    [Reply]

  5. Eka Situmorang - Sir says:

    June 8th, 2009 at 10:17 am

    Lepaskanlah aku
    Karena ku tak lebih dari kelibatan bayang semu
    Biarkan aku dan kekasihku bertemu

    Om aku telah menjelang dewasa
    Ku pilah yang pantas menjadi belahan jiwa :D

    salam,
    keponakan yang cantiks
    .
    kabuuuuur sebelum ada yg misu2 dipanggil Om
    huahhahahaha

    *ngaca, lihat kenapa aku kok dipanggil om, padahal banyak yang nyangka aku masih abege… :P *

    [Reply]

  6. Hajier says:

    June 8th, 2009 at 12:29 pm

    Melepasmu dengan keihklasan
    Sungguh berat bagiku..

    kalo nunggu ikhlas, bisa lama tuh…
    begitu niat, tinggalin aja !

    [Reply]

  7. thia says:

    June 8th, 2009 at 3:20 pm

    …ketika Jingga membalut alamku, magicnya terbawa hingga ku terlelap dan kemudian mimpi..indah…indah sekali. Ketika bangun seakan aku lupa bahwa aku telah melepasmu kemarin…

    kenangan, kadang membuat langkah menjadi berat. menciptakan mimpi2 yang memenjara…

    [Reply]

  8. Mal says:

    June 8th, 2009 at 3:36 pm

    *Diam,nyeruputkopi,mengisapdalamdalamrokok*

    Mentari kelak kan tenggelam
    Gelap kan datang dingin mencekam
    Harapanku bintang kan terang
    Memberi sinar dalam hatiku

    *melatidarijayagiri*

    *minum coklat anget*

    di timur matahari mulai bercahya
    bangun dan bangkitlah kawan semua

    *ditimurmatahari*

    [Reply]

  9. balisugar says:

    June 8th, 2009 at 10:27 pm

    Jangan dilepas !!! rasanya menyiksa

    kalo nggak dilepas, malah semakin menyiksa.

    [Reply]

    anakilang Reply:

    Setuju sama mas goen. Ketika melepas menyiksa di awalnya saja. Selanjutnya, bisa berlari kencang…

    [Reply]

  10. I Make Thousands of Dollars a Month Posting Links on Google from Home says:

    June 9th, 2009 at 6:42 am

    Hey, nice post, really well written. You should blog more about this.

    [Reply]

    G Reply:

    Deuh Mr. Spam, ganteng juga ya dikau… hehehehe

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    hahaha… ada gunanya juga aku biarkan ya. :P

    [Reply]

    G Reply:

    Iya, udah cakep, tajiiir lagi,… wah bagus niy.. kenalan dung mas mas Spam, saya panggil mas Spammy ya sebagai nama kesayangan… :)

    Retie Reply:

    yaaa sedikit bikin beda poto yang komen di blogmu lah mas… hehehe :)

    DM Reply:

    Kok kayak Jeremy Thomas ya… :D

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    jangan2, sedulure kuwi… :D

    [Reply]

    DM Reply:

    Mungkin masih satu ibu, cuma beda tetangga aja.

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    bukan, yang bener, seje pak dewe mbok.

    [Reply]

    G Reply:

    Tuh kan mas Spammy, km memang fenomenal niy sampe kita jadi ngefans.. aih2.. datang lagi dooong… *merindu sambil bawa air satu ember* *apa hubungannya coba?*

    [Reply]

    anakilang Reply:

    Eh? Itu bapakqu ya…..Bapaaak…..ini aku anakmu…

    [Reply]

    G Reply:

    Hihihi…. kamu siy ngilang teruuusss… Nak, aku ini ibu tirimu..eh salah, calon ibu tirimu… *tambah gila*

    [Reply]

    anakilang Reply:

    @G:*duduk di pojokkan sambil di terangi sinar lampu di kegelapan* Ibu tiri…hanya cinta….kepada…Bapakku saja… slagi bapak di sampingku…ku di puja dan di manja. Tapi bila bapak pergi ku hina dan di caci.. bagai anak tak berbakti…hiks,,hiks,,hiks,,

    yessy muchtar Reply:

    huwaaaa….aku ikutannn..aku ikutannn……
    Lama gak main kesini bang….huhuhu

    [Reply]

    anakilang Reply:

    @yessy muchtar: eh? mau ikutan jadi ibu tiriku ya mbak?

    [Reply]

  11. anakilang says:

    June 9th, 2009 at 8:49 am

    Baca dulu sambil di hayati…

    hm… menghayati yang baru baca…

    [Reply]

  12. sunarno says:

    June 9th, 2009 at 10:52 am

    kalau memang harus dilepas ya lepaskan saja

    wah, semakin membulatkan tekad ini… :D

    [Reply]

  13. suwung says:

    June 9th, 2009 at 11:43 am

    lebh baik dilepas daripada lepas sendiri

    jadi ingat jamannya muda dulu *sekarang masih muda juga sih, hehe *
    lebih baik mutusin daripada diputusin… :D

    [Reply]

    anakilang Reply:

    Jaman sekarang juga masih berlaku loh mas goen.

    [Reply]

  14. KangBoed says:

    June 9th, 2009 at 12:16 pm

    hehehe… kadang rindu mendatangkan inspirasi… mandatangkan lamunan membangkitkan asa… asa terbit dari hati yang menjerit pilu… pilu dalam genggaman rindu… rindu akan pelukan sang kekasih sejati…
    Salam Sayang dalam rindu menjelang…

    kadang rindu bisa membuat seseorang jadi nulis puisi ya, Kang ? hehehe…
    lebih baik begitu, daripada memendam rasa tak tersalurkan, bisa meledak !
    salam :)

    [Reply]

    KangBoed Reply:

    apa yang harus hilang.. apa yang harus terbuang.. jika sebenar diri ini hanya ngontrak.. tiada punya apa apa..
    Salam Sayang
    Salam Rindu untukmu sahabat

    [Reply]

  15. anakilang says:

    June 9th, 2009 at 1:00 pm

    Waktu…
    Hanya waktu yang bisa melenyapkan rasa rindu itu
    Mencoba untuk menikmati rasa rindu yang menyiksa hati
    Bahkan dalam mimpipun dia sudah melupakanku
    Bukan mungkin, tapi pasti
    aku akan melupakanmu…

    bener, Dai…
    kuncinya adalah ‘waktu’ dan tentu saja ‘niat’.
    itu adalah 2 kata ajaib untuk menundukkan rindu.
    *sudah lupa beneran ? :) *

    [Reply]

    hesra Reply:

    fin.. bertekad betul kiranya…
    tapi fin.. selama segenap jaringan dalam kepala kita masih bekerja, waktu tidak selamanya bisa membantu kurasa. lupa itu anugerah! menurutku begitu…

    lupa punya hutang..
    lupa sudah berpasangan..
    lupa…lupa..lupa..lupa lagi syairnya…huuahahahahha…..:p

    [Reply]

    anakilang Reply:

    @hesra: Whahahaha…bisa aja nih..penggemar band kuburan ya mbak…

    [Reply]

  16. DM says:

    June 9th, 2009 at 1:34 pm

    adalah rindu, yang masih mampu membuat perasaan bertahan.
    meski beda bentuk bejana,
    namun tetap air juga esensinya.

    : maka tetaplah merindu.

    ada rindu yang harus dipertahankan.
    ada rindu yang harus dibuang.
    saat ini, aku ingin mengenyahkan rindu yang membuatku terpaku, beku.

    [Reply]

    anakilang Reply:

    Biar ku simpan saja
    Biar ku pendam saja
    Oh.. terlaran sudah rinduku
    Padamu…

    *Om Brorey feat Tante Dewi Yull*

    [Reply]

  17. gwgw says:

    June 9th, 2009 at 2:04 pm

    lepaskan aja mas goenoeng….ntar juga ada yg ganti kok :-)

    setuju, semoga saja nanti gantinya lebih yahud ! :)

    [Reply]

  18. Yoes Menoez says:

    June 9th, 2009 at 3:52 pm

    Hmm…skrng baru percaya kan ada cinta yg tak bisa memiliki, apa kataku? Mencintai dan Memiliki itu dua hal yg berbeda, gak percaya sih dibilangin, skrng kau baru tau rasanya kan?

    tetep nggak percaya… tetep ! hehehe…
    pada saat nggak bisa memiliki, paling lama2 cintanya juga menghilang. kalo masih ada, yang tertinggal paling hanya kenangan. :)

    [Reply]

  19. The Bitch says:

    June 9th, 2009 at 9:10 pm

    *angop*

    *maraton*

    [Reply]

  20. esha di birulangit says:

    June 9th, 2009 at 9:55 pm

    theklek buang kalen..tinimbang golek mending balen…..sayang dilepas..golekke angel….

    nyemplung kalen gandulan krokot… timbang balen golek sing luwih hot !

    [Reply]

  21. DM says:

    June 10th, 2009 at 3:25 am

    Jiiiaaahhh…… Mas Jeremy (baca: jerami) alias Mas Spammy bertamu lagi dengan senyum cengengesan tiada terbilang.

    Akismet Spam-nya nggak nangkep po, Dab? Kok kedatangan tamu ngganteng bin cengengesan gini terus. Mending kalo tamu bulanan, ada selesainya. Lha ini tamu harian je.

    haha… mbuh ki mbah kismet kok gak nglilir. mungkin konfigurasiku sing durung bener. wis tak reconf kok.

    nah, mas kremi sing ning kene tak ilangi. sing ning nduwur ben nggo rame2, Dab. :P

    tamu bulanan ? waaah…

    [Reply]

  22. iem says:

    June 10th, 2009 at 11:01 am

    jadi inget sesuatu… Huaaaaa….. *nangisgero2trs mingsek2* untung aq belum terlambat untuk mendapatkannya kembali…. mending balen ah, ketimbang golek raono sing ngluwihi atiNe deknen…
    Aku merasa sangat membutuhkannya ketika aku telah kehilangan dia… Beruntung aku bisa kembali padanya, dan merasakan kasih sayangnya… (rasahngakakmocotulisanku!!!)

    untung masih sempat balen kan ? coba bayangke kalo telat sedetiiiik saja. hayo… mesti gero2ne sampai gaya india. mingsek2 7 hari 7 malam… :P
    *asli,ngakakdalamhati!*

    [Reply]

  23. firhanusa says:

    June 10th, 2009 at 8:13 pm

    Cara mengakhiri puisi yang brilian! (Saya seolah sedang menunggang burung gereja saat membacanya)

    brilian gimana, mas ? aku kok gak mudeng. perlu diterangkan nanti kalo pas ketemu ini.
    nunggang burung gereja ? haiyah… piyeee kuwi. ada2 saja !

    [Reply]

    G Reply:

    Kasian burung gerejanya, pasti penyet..

    [Reply]

    hesra Reply:

    huahahahhahahahhahahhahakakakkakakakakakahhhhh….:p

    maaf Mas Arief.. tapi komen Mbak G ini keterlaluan lucu deh..:)

    [Reply]

    anakilang Reply:

    @G: Bukan penyet lagi mbak… tapi remuk.
    @Hesra: hush..hush..hush..ketawanya jangan lebar-lebar…hehehehe

    G Reply:

    @Hesra: Hihihi…. utk ngingetin AF, dia lupa klo dirinya bukan liliput. *toss*
    @Anakilang: Iya tuh, ..bener, remek jadinya. Mmg anak tiri dan (calon)ibu tirinya kompyak sekalyi.*toss* Traktir saya es krim yuk nak.. *loooh!*

    anakilang Reply:

    @ G (calon) ibu tiri: loh,,loh,,loh,, gak kebalik tuh??

  24. masher says:

    June 11th, 2009 at 1:47 pm

    wah…wah..puisinya bagus nih…
    Kunjungan perdanan salam kenal ya…?

    makasih ya, buat kunjungannya.
    salam kenal juga :)

    [Reply]

  25. hesra says:

    June 11th, 2009 at 2:17 pm

    melepas sesuatu yang dibangun dengan ‘waktu’ tentu bukan hal yang mudah. dalam versi lain, aku merasakannya. tapi aku percaya, masih ada harapan.. kendati harus melepaskan yang telah atau masih ada..

    wish we luck!
    (he??!) :)

    justru, saat2 untuk melepas itulah yang berat. ada banyak kebimbangan, ada banyak rasa tidak nyaman. tapi, setelah proses itu dilewati (entah itu akhirnya jadi atau tidak), akan didapatkan kemantapan yang lebih dalam bersikap/berpikir. kayaknya… :P

    wish… what ?

    [Reply]

    anakilang Reply:

    Hhhhmmm…setelah membuat keputusan maka di tanggung segala resikonya. Kira-kira seperti itu…ya?

    [Reply]

    G Reply:

    @Hesra: Haish…. hati hati bilang “we” ntar ada yg protes2 di YM loh.. *LOOOOHHHHH—xixixixixi*

    [Reply]

    hesra Reply:

    Hesss?! siapa mbak.. yang dengan lancang protes di YM?? yuhuuuu… hot gossiieppp…. bagi dong… hemm.. penasaran benr deh..sapa tho, Mbak?

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    bah, cem mana pulak ini.
    kwek kwek kwek…

    [Reply]

    hesra Reply:

    bingung akh.. ga ngerti kalo pasangan sejati aneh..eh, salah.. udah ganti sodara kembar udah ‘kode-kode-an’ gini…:p

  26. Retie says:

    June 12th, 2009 at 1:39 am

    ya ampun,mas!!! gara-gara aku ra tau mampir trus mau melepaskan dan melupakan aku gitu tho?? ngambek ki ceritane???

    nyesel lho ntar kalo ngelepasin n ngelupain aku

    hehehehe….. piye kabarmu,mas??

    iya kok, kamu nggak pernah mampir sekarang. ck, kamu itu nggak tau kalo kutunggu2 seperti bis sekolah ta? *duduk merenung sambil mbalang2ke krikil*

    kabarku apik, Ret. kamu sehat kan ? :)

    [Reply]

  27. Zulhaq says:

    June 12th, 2009 at 11:23 pm

    semakin ku menyayangimu, semakin ku harus melepasmu dari hidupku. tak ingin lukai hati, lebih dari ini, kita tak mungkin tuk bersama *sambil muterin lagunya drive* tariiikk manggg…..

    bingung aku, semakin menyayangi kok malah harus dilepas itu gimana ?
    *sambil ndengerin lagu “i’m sorry goodbye” versi kristina*

    [Reply]

    Zulhaq Reply:

    karena dia datang disaat ku membutuhkannya
    dari masalah hidupku dengan yang sebelumnya dia
    dan ternyata cinta itu semakin tumbuh, tapi tidak memungkinkan untuk diteruskan, dan tidak mungkin untuk dipertahankan.
    karena cinta itu tumbuh disaat ku harus kembali pada yang dulu!!! dengan berat hati, harus melepaskanmu *sadaaaaaappp*
    selingkuh selingkuh ha ha ha ha

    [Reply]

  28. hesra says:

    June 13th, 2009 at 6:20 am

    ngetes ajah…:p
    biar makin rusuh..

    haiyah… pamer poni ! :P

    [Reply]

  29. latree says:

    June 13th, 2009 at 8:26 am

    jangan nyinriiir…….!!!!

    hohoho… ada yang kesindir tiba’nya. :D

    [Reply]

  30. latree says:

    June 13th, 2009 at 8:27 am

    maksudku, jangan nyindir…

    iya, iya, La…
    *padahal aku tadi udah mbukak kamus nyari arti kata ‘nyinriiir’. hihihi…*

    [Reply]

  31. yessy muchtar says:

    June 13th, 2009 at 11:27 am

    tapi aku tak ingin kau lepaskan.
    bergenggam erat aku selalu.
    Bagaimana aku bisa ingin jauh darimu.
    Jika matamu laut…
    Keras bagaikan karang, dan sejuk laksana air.

    aku rindu, kau menjauh
    mataku palung laut, dalam
    terlalu sulit bahkan untuk memahami hati sendiri…

    [Reply]

  32. Siti Fatimah Ahmad says:

    June 14th, 2009 at 12:50 pm

    Saat membaca puisi ini, mengingatkan saya tentang seseorang yang harus dilepaskan pergi dari hidup kerana itu adalah jalan terbaik agar masing-masing beroleh kebahagiaan dan pilihan untuk mencari keredhaan Allah swt. Ya…sungguh sukar melakukannya. Kerinduan sering datang setelah itu. Alhamdulillah….kini ia sudah berlalu pergi. Hanya tinggal kenangan. Tanpa mimpi. Aduuh..Goenoeng…indah sungguh ayat-ayat yang diluahkan. Asyik saya memahaminya. Saya mohon untuk disimpan. Kalau sudah dapat izinnya…saya akan unduhkan kemudian. Terima kasih. Salam hormat.

    ya, begitulah ibu Siti. sesuatu harus dilepas untuk meneruskan langkah…
    silakan mengkopinya ibu, tak apa. semoga bisa dijadikan bacaan di waktu senggang.
    salam hormat saya. :)

    [Reply]

  33. Ria says:

    June 15th, 2009 at 2:35 pm

    pertanyaan yang sama yang sedang dalam hati…
    haruskah melepasnya? :(

    lepas saja, bila semakin lama memberatimu. kenapa mesti menahannya ? :)

    [Reply]

  34. The Bitch says:

    June 16th, 2009 at 12:14 am

    damn! masih aje dikomengin!
    BIKIN BARU NAPE SI?! biar komengnya pas ama angka keramat!

    [Reply]

  35. Nug says:

    July 1st, 2009 at 12:05 pm

    Uh..
    Kadang manusia atau bayangan tak jauh berbeda
    Keduanya juga bisa menghilang
    Tak bisa dilekat dengan konsep kepemilikan
    Ia akan tetap ada disana
    Dan, kau juga akan merindukannya
    Ia juga bisa menghilang
    Dan, kau juga akan merindukannya
    Apakah harus dilepaskan..?
    Mungkin bisa jadi ada suatu kebersamaan
    Namun. bukankah sejatinya tak pernah ada kepemilikan..?

    [Reply]

Leave a comment