kuldesak
sepanjang jalan, basah
mendung yg menggantung,
dedaun pohon kuyup ditikam, hujan
dan ditemani kuldesak.
jemari hujan membelai, mata
airmata yg bersetubuh rinai,
menggigilkan hati.
aku rindu, aku rindu.
dan dicumbui kuldesak.
dingin angin menyungkup pori,
menampar aku yg tak sadar,
terambing di galau berantah,
merambah roh dan raga
dan aku, kuldesak.


Eka Situmorang-Sir says:
November 6th, 2009 at 8:05 pm
dijajah rindu?
[Reply]
edratna says:
November 7th, 2009 at 5:13 am
Hujan sesekali mulai datang..suasana seperti ini membuat hati rindu…entah kepada siapa….
[Reply]