ini adalah kisah
ini tentang sekelumit siang
yg memandang nanar pada para peraga
berceloteh ramai tentang liarnya dunia
lalu lalang nasib adalah biasa
seperti setiap kejab menyiasati nyawa
ini tentang sepotong malam
yg sebentar menjadi tinggalan kembara
untuk mencoba kembali rasakan buaian
ninabobok rengekan masa belia
meringkuk nyaman di sudut waktu
menginginkan terlupa dan melupa
ini masih tentang kisah hari
saat ingin memeluk matahari
dan biarkan sinar merencah sekujur jiwa
biar menyatu dengan semesta
biar, biar bersenyawa.


Siti Fatimah Ahmad says:
December 7th, 2009 at 9:19 pm
Assalaamu’alaikum
Sahabat dirai dan dijemput ke Laman Menulis Gaya Sendiri untuk menerima AWARD PERSAHABATAN – YOU’RE A GREAT BLOGGER sempena ULANG TAHUN PERTAMA laman saya. Salam mesra dari Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.
SITI FATIMAH AHMAD
[Reply]
radesya says:
December 9th, 2009 at 6:34 pm
Kak Goen, apa kabar?
Lama sekali Desya gag kemari ya..
sajaknya tetap indah
sepotong malam telah membenamkan aku dalam buaian indah..
[Reply]
Ria says:
December 10th, 2009 at 9:02 am
Kisah hari ini adalah aku laper mas
[Reply]
hanhan says:
December 26th, 2009 at 10:09 am
Dan kita akan tetap menapaki hari dan masa-masa tersebut…
[Reply]
narno says:
January 6th, 2010 at 10:24 pm
rindu aku pada Mas Goen
[Reply]
eMo says:
January 9th, 2010 at 9:49 pm
kang.. masih inget sayakah? kapan ketemanggung lagi?
[Reply]