terima kasih, Gusti!

This entry was posted Wednesday, 7 April, 2010 at 3:19 pm

nurani koyak
peluh membasah
benak, meretak
dan matahari menapak jejaknya
dan semesta telah menunjukkan jalan
dan aku telah sesat.

terima kasih, Gusti!

22 Comments to terima kasih, Gusti!

  1. G says:

    April 7th, 2010 at 3:46 pm

    hmm… katanya tersesat itu ada bagusnya, agar bisa dicari dan diketemukan.. dan membuat yg tersesat juga bisa merasakan kelegaan setelah menemukan jalan kembali.

    sudah lama tidak berkomentar.. :D

    [Reply]

    GM Reply:

    terus, bagaimana ceritanya kalo sengaja menyesat. nekat mencari jalan sendiri yang entah benar, entah tidak tapi ternyata malah menemukan kelegaan? nah, nah, nah… piye itu?

    rasanya sudah lama nggak bales komen… :D

    [Reply]

    G Reply:

    Ahahaha… artinya bagus.. dan patut memang bersyukur ;)

    [Reply]

    G Reply:

    btw, yang sahut2an komentar begini ini jauh lebih menyenangkan dan mengangenkan daripada ngecek status ga karu2an yang slalu berubah setiap detik di facebook.. hihi.. btw.. kalau mau hilang dan tersesat lagi lain kali tolong ngajak2 ya..

    [Reply]

    GM Reply:

    hehehe… bener juga. nge-blog lagi ini, salah satu faktornya juga kangen dengan sahut2an komen kek gini kok :D
    berarti lain kali kalo mau menyesat harus ajak2 gitu? tapi janji bawa bekal sendiri ya?

  2. ikkyu_san says:

    April 7th, 2010 at 4:07 pm

    kembalinya si anak hilang

    EM

    [Reply]

    GM Reply:

    wah, berarti saya sudah bukan kelompoknya Dai si anak ilang dong… :)

    [Reply]

  3. kosong says:

    April 7th, 2010 at 4:52 pm

    kok malah terimakasih? dah tersesat?

    [Reply]

    GM Reply:

    pernah menemukan kabekjan saat merasa tersesat, Mas?
    itu dia.

    [Reply]

  4. soewoeng says:

    April 7th, 2010 at 4:53 pm

    atau jangan jangan terimakasih karena masih sadar kalo tersesat?

    [Reply]

    GM Reply:

    nah, ini dia… bisa dibilang begitu.

    [Reply]

  5. koplak says:

    April 7th, 2010 at 4:54 pm

    salam kenal bos…. hebat puisinya muatan filosofisnya tinggi

    [Reply]

    GM Reply:

    salam kenal juga sosok lama dengan nama lain baru. :)
    ini semacam filosofi soewoeng dan koplak serta kosong ya, Mas? :D

    [Reply]

  6. narno says:

    April 8th, 2010 at 5:28 am

    semoga tak lagi tersesat

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    mau saya ajak tersesat pa, Mas?

    [Reply]

  7. vizon says:

    April 8th, 2010 at 9:04 am

    terima kasih, Gusti!
    udah, cuma mau ngomong itu… :p

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    terima kasih, Uda!
    udah, cuma mau nulis itu… :))

    [Reply]

  8. hanif IM says:

    April 8th, 2010 at 9:47 pm

    wah, telah sesat, tapi berterima kasih, mm… bingung jadinya. hehe.

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    wong saya saja bingung kok, Mas…. hehehe…

    [Reply]

  9. koelit ketjil says:

    April 10th, 2010 at 11:22 pm

    terimakasih gusti.. randa pernah memerankan tokoh Samsul Bahri di Siti Nurbaya :-p

    terimakasih braderku sudah tersesat dari pesbook

    [Reply]

    goenoeng Reply:

    lhah, kenapa pula dirimu ikutan tersesat kemari, Brad? :P

    [Reply]

  10. mama vina says:

    April 14th, 2010 at 11:19 am

    tersesat bukan berati tdk ada jalan keluar tuk pulang, haya saja baru menemukan pintu keluar ya ma…SEMANGAT & TERUSLAH BER DO’A..

    [Reply]

Leave a comment